728x90 AdSpace

  • Terbaru:

    Thursday, November 27, 2014

    MR X KEMBALI BERAKSI,PEMUDA TANGGUNG DI TIKAM HINGGA TEWAS


    Seorang pemuda bernama Andre Rakian (19), meregang nyawa setelah ditusuk pria tidak dikenal di Jalan Sudirman Kelurahan Wenang Utara Kecamatan Wenang. Saat itu, korban akan menemui teman wanita pria (waria) yang sering mangkal di lokasi kejadian, Kamis (27/11/2014) sekitar pukul 03.00 WITA.

    warga Kelurahan Kombos Barat Lingkungan IV Kecamatan Singkil ini, baru saja pulang dari pesta ulang tahun bersama 4 temannya di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Minahasa. Mereka pulang dengan menggunakan 3 motor, sekitar pukul 01.30 WITA.


    warga Kelurahan Kombos Barat Lingkungan IV Kecamatan Singkil ini, baru saja pulang dari pesta ulang tahun bersama 4 temannya di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Minahasa. Mereka pulang dengan menggunakan 3 motor, sekitar pukul 01.30 WITA.

    "Kami singgah di Lorong Pencak, dan korban pindah berboncengan dengan saya, katanya, teman satunya terlalu kencang membawa motor," ujar Djunaidy Paera (18), teman korban, warga Kelurahan Karame Lingkungan IV Kecamatan Singkil.

    mereka kemudian  menyusuri Jalan Samrat dengan melewati tugu Zero Point dan masuk ke dalam Kawasan Taman Kesatuan Bangsa (TKB). Namun saat berbelok ke arah Bank Mandiri, korban meminta untuk menurunkannya di tempat mangkal para waria, untuk sekedar meminta uang pembeli rokok.

    "Dia turun di samping Texas Fried Chicken dan menyuruh saya menunggu di jalan sebelah (Sudirman), saya lalu menunggu di depan toko Eiger," kata Junaidi lagi.
    Tapi tak kurang dari 2 menit, tiba-tiba korban sudah berlari sempoyongan sambil berteriak meminta tolong. Saat itu, kata Junaidi, ia sudah berada menjalankan motornya. Korban memang sempat berusaha naik ke motor rekan lainnya, tapi terjatuh di depan Hotel Aston, sementara pelaku masih terlihat mengejar.

     "Pelaku sekitar 5 orang dan bawa pisau, tapi karena lihat teman sudah jatuh, kami kembali hingga mereka (pelaku) melarikan diri melihat kami berbalik," terangnya.


    Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Dewa Made Palguna mengatakan masih mendalami motif dari kasus ini, dengan melakukan pemeriksaan saksi yang berada di lokasi kejadian.

    "Kami terhalang karena saksinya para waria, jadi mereka kelihatan takut untuk memberikan kesaksian," ungkap Palguna.

    Lanjutnya, penyelidikan tetap akan dilanjutkan dengan mencari bukti baru yang mungkin bisa mengungkap identitas pelaku. "Anggota kami sudah turun ke lapangan, mudah-mudahan cepat terungkap dan pelakunya bisa ditangkap," pungkas Palguna.
    Informasi yang dihimpun beritakawanua.com, warga Kelurahan Kombos Barat Lingkungan IV Kecamatan Singkil ini, baru saja pulang dari pesta ulang tahun bersama 4 temannya di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Minahasa. Mereka pulang dengan menggunakan 3 motor, sekitar pukul 01.30 WITA.
    "Kami singgah di Lorong Pencak, dan korban pindah berboncengan dengan saya, katanya, teman satunya terlalu kencang membawa motor," ujar Djunaidy Paera (18), teman korban, warga Kelurahan Karame Lingkungan IV Kecamatan Singkil.
    Lanjutnya, mereka lalu pulang menyusuri Jalan Samrat dengan melewati tugu Zero Point dan masuk ke dalam Kawasan Taman Kesatuan Bangsa (TKB). Namun saat berbelok ke arah Bank Mandiri, korban memintanya untuk menurunkannya di tempat mangkal para waria, untuk sekedar meminta uang pembeli rokok.
    "Dia turun di samping Texas Fried Chicken dan menyuruh saya menunggu di jalan sebelah (Sudirman), saya lalu menunggu di depan toko Eiger," kata Junaidi lagi.
    Tapi tak kurang dari 2 menit, tiba-tiba korban sudah berlari sempoyongan sambil berteriak meminta tolong. Saat itu, kata Junaidi, ia sudah berada menjalankan motornya. Korban memang sempat berusaha naik ke motor rekan lainnya, tapi terjatuh di depan Hotel Aston, sementara pelaku masih terlihat mengejar.
    "Pelaku sekitar 5 orang dan bawa pisau, tapi karena lihat teman sudah jatuh, kami kembali hingga mereka (pelaku) melarikan diri melihat kami berbalik," terangnya.
    Vicky Gobel (19), warga Kelurahan Karame Lingkungan IV Kecamatan Singkil, mengaku saat berusaha membawa korban ke rumah sakit, sudah dalam keadaan meninggal dunia. 
    Dari mulut dan hidung korban terlihat mengeluarkan darah, selain punggungnya. "Sudah habis (meninggal) waktu kami bawa ke rumah sakit," tuturnya.
    Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Dewa Made Palguna mengatakan masih mendalami motif dari kasus ini, dengan melakukan pemeriksaan saksi yang berada di lokasi kejadian.
    "Kami terhalang karena saksinya para waria, jadi mereka kelihatan takut untuk memberikan kesaksian," ungkap Palguna.
    Lanjutnya, penyelidikan tetap akan dilanjutkan dengan mencari bukti baru yang mungkin bisa mengungkap identitas pelaku. "Anggota kami sudah turun ke lapangan, mudah-mudahan cepat terungkap dan pelakunya bisa ditangkap," pungkas Palguna.
    - See more at: http://beritakawanua.com/berita/hukum/andre-tewas-ditusuk-pria-tidak-dikenal#sthash.LDqE3MoF.dpuf
    Seorang pemuda bernama Andre Rakian (19), meregang nyawa setelah ditusuk pria tidak dikenal di Jalan Sudirman Kelurahan Wenang Utara Kecamatan Wenang. Saat itu, korban akan menemui teman wanita pria (waria) yang sering mangkal di lokasi kejadian, Kamis (27/11/2014) sekitar pukul 03.00 WITA.
    Informasi yang dihimpun beritakawanua.com, warga Kelurahan Kombos Barat Lingkungan IV Kecamatan Singkil ini, baru saja pulang dari pesta ulang tahun bersama 4 temannya di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Minahasa. Mereka pulang dengan menggunakan 3 motor, sekitar pukul 01.30 WITA.
    "Kami singgah di Lorong Pencak, dan korban pindah berboncengan dengan saya, katanya, teman satunya terlalu kencang membawa motor," ujar Djunaidy Paera (18), teman korban, warga Kelurahan Karame Lingkungan IV Kecamatan Singkil.
    Lanjutnya, mereka lalu pulang menyusuri Jalan Samrat dengan melewati tugu Zero Point dan masuk ke dalam Kawasan Taman Kesatuan Bangsa (TKB). Namun saat berbelok ke arah Bank Mandiri, korban memintanya untuk menurunkannya di tempat mangkal para waria, untuk sekedar meminta uang pembeli rokok.
    "Dia turun di samping Texas Fried Chicken dan menyuruh saya menunggu di jalan sebelah (Sudirman), saya lalu menunggu di depan toko Eiger," kata Junaidi lagi.
    Tapi tak kurang dari 2 menit, tiba-tiba korban sudah berlari sempoyongan sambil berteriak meminta tolong. Saat itu, kata Junaidi, ia sudah berada menjalankan motornya. Korban memang sempat berusaha naik ke motor rekan lainnya, tapi terjatuh di depan Hotel Aston, sementara pelaku masih terlihat mengejar.
    "Pelaku sekitar 5 orang dan bawa pisau, tapi karena lihat teman sudah jatuh, kami kembali hingga mereka (pelaku) melarikan diri melihat kami berbalik," terangnya.
    Vicky Gobel (19), warga Kelurahan Karame Lingkungan IV Kecamatan Singkil, mengaku saat berusaha membawa korban ke rumah sakit, sudah dalam keadaan meninggal dunia. 
    Dari mulut dan hidung korban terlihat mengeluarkan darah, selain punggungnya. "Sudah habis (meninggal) waktu kami bawa ke rumah sakit," tuturnya.
    Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Dewa Made Palguna mengatakan masih mendalami motif dari kasus ini, dengan melakukan pemeriksaan saksi yang berada di lokasi kejadian.
    "Kami terhalang karena saksinya para waria, jadi mereka kelihatan takut untuk memberikan kesaksian," ungkap Palguna.
    Lanjutnya, penyelidikan tetap akan dilanjutkan dengan mencari bukti baru yang mungkin bisa mengungkap identitas pelaku. "Anggota kami sudah turun ke lapangan, mudah-mudahan cepat terungkap dan pelakunya bisa ditangkap," pungkas Palguna.
    - See more at: http://beritakawanua.com/berita/hukum/andre-tewas-ditusuk-pria-tidak-dikenal#sthash.LDqE3MoF.dpuf
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: MR X KEMBALI BERAKSI,PEMUDA TANGGUNG DI TIKAM HINGGA TEWAS Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top