Demonstrasi yang dilakukan oleh aliansi makapetor yang
menuntut agar bangunan tanpa IMB di lokasi eks kampung texas untuk di bongkar,mendapat
tanggapan berbagai macam dari masyarakat kota manado.
Hal ini berdasarkan,kenapa nanti di momentum menuju pilwako
baru kasus ini di pertanyakan,dan mulai di demo oleh aliansi makapetor.
Menurut Harold heydemans,SEK KNPI MANADO,jika aliansi
makapetor melakukan aksi damai,seharusnya mereka menjaga keamanan dan kerukunan
warga yang selama ini sudah terjalin dan jangan ada kesan memancing keretakan
hubungan yang sudah harmonis.
Harold menambahkan,menggunakan ikat kepala merah punya
konotasi yang kurang baik,apalagi ada teriakan dari pendemo bakar-bakar jo tu tampa.
Begitu juga dengan fransiskus talokon,warga tomohon lewat
status BBMnya,kalau demo sudah seperti ini takutnya akan menjurus ke isu
sara,apalagi ini tahun politik.
“hati-hati jangan sampai terbawah dengan kepentingan politik
tertentu yang bisa menjurus ke isu SARA,apalagi ini sudah tahun politik”tutupnya
Sebelum menuju ke lahan eks kampung texas,para pendemo
melakukan pengrusakan sejumlah kursi dan meja diruangan paripurna dan
mengacak-acak isi ruangan. pengrusakan ini disebabkan karena tuntutan Aliansi
makapetor yang meminta persetujuan DPRD Manado tidak diindahkan. sangat miris
memang, mengatasnamakan aliansi masyarakat untuk memperjuangkan hak
rakyat,malah fasilitas diruangan tersebut yang merupakan milik rakyat dan dibeli
dari uang rakyat malah di hancurkan.

0 comments:
Post a Comment