Sekitar ratusan butir amunisi aktif senjata jenis pistol,di
temukan di pantai oleh selayan.dimana 50 butir berukuran caliber 9
milimeter,dan 50 butirnya lagi berukuran caliber 2,2 milimeter.ratusan butir
peluru ini di temukan oleh nelayan di likupang barat,yang bernama gali sahari.
Menurut gali sahari,saat itu sedang mencari ikan,tiba-tiba
melihat cahaya yang menyala dari dasar laut,karena penasaran langsung
mengambilnya.
“kita kwa ada cari ikan sambil bajubi,pas turun ka dalam air
melihat barang yang mengkilap,langsung kita ambe bawa ke atas perahu”ungkap
nelayan asal likupang barat ini.
Gali sahari menambahkan,saat membuka bungkusan alumunium itu
sangat terkejut karena isinya merupakan proyektil dari pistol.
“saat di atas perahu kita langsung buka itu bungkusan
alumunium,kong langsung kage ternyata di dalam ada peluru”tutup gali sahari.
Sampainya di daratan,gali langsung melaporkan kejadian ini
kepada babinsa yang berada di likupang barat.mendapat laporan tersebut,babinsa
langsung membawa amunisi ke kodim 1310 untuk di amankan.
Menurut letkol infantry rafiq yusuf,dandim 1310 bitung
menyatakan amunisi ini bukan bekas peninggalan perang.
“menurut saya amunisi ini merupakan amunisi aktif yang bukan
peninggalan dari jaman perang,akan tetapi amunisi ini merupakan amunisi yang
masih baru dan digunakan”ungkap dua melati ini.
Letkol infantry rafiq yusuf menambahkan,pihaknya akan
melakukan penyelidikan lebih dalam tentang penemuan amunisi ini,karena amunisinya
masih baru.
“akan memerintahkan kepada seluruh anggota agar bisa
menyebar dan melakukan penyelidikan terhadap penemuan proyektil ini,apalagi
daerah kita berbatasan dengan Negara yang mempunyai pemberontak”pungkas letkol infantry
yang murah senyum ini.
Nantinya pihak kodim akan melakukan koordinasi dengan pihak
pemerintah bitung dan minahasa utara,untuk melakukan pengawasan ketat di daerah
dan akan melakukan swiping pendatang baru.
0 comments:
Post a Comment