728x90 AdSpace

  • Terbaru:

    Tuesday, August 18, 2015

    ANAK KORBAN BERHARAP PROSES PEMULANGAN JASAD AYAHNYA DI PERCEPAT

    Oskar Mangonto (50), salah satu korban jatuhnya pesawat tipe atr 42-300 twin-turboprop dengan nomor penerbangan IL-267 dengan rute penerbangan Jayapura-Oksibil milik maskapai Trigana Air, di pegunungan Bintang, Papua, Propinsi Papua,  Minggu (16/08),  ternyata adalah warga Kota Manado.

    Terlihat jelas suasana duka menyelimuti rumah Kepala Inspektorat Kabupaten Oksibil, di Perumahan Griya Paniki Indah Mapanget, Nomor 26, Kelurahan Paniki Bawa, Kecamatan Mapanget. Bahkan, dua anak perempuan Oskar bernama Adelfina dan Yunita Mangonto, tak henti-hentinya menangis sambil memeluk foto ayahnya. Kerabat, sanak saudara ramai mendatangi rumah dari Oskar untuk memberi penguatan bagi anak-anaknya.

     
    Menurut Adelfina, Ayah,ibu serta adik bungsunya bernama Ronaldo sempat datang liburan ke Manado pada akhir Juni 2015. Dan beberapa hari sebelum kejadian jatuhnya pesawat, Ayah, ibu serta Adiknya pulang ke Papua.

    “Menurut Mama, waktu di Jaya Pura, Papa ditahan Bupati beberapa hari, sedangkan Mama dan adiknya tanggal 12 pulang ke Oksibil. Dan hari minggu papa baru pulang ke Oksibil dengan menumpang pesawat itu,” jelas Anak sulung dari Oskar, Selasa (18/08).

    Mendapat informasi adanya yang pesawat jatuh, ibunya langsung mencari informasi, dan ternyata nama ayahnya masuk dalam daftar penumpang.

    “Mama langsung telephone saya, dan mengatakan papa adalah salah satu penumpang dari pewasat yang jatuh,” jelasnya sambil terus memeluk foto ayahnya.

    Sebelumnya Adelin sempat tidak percaya dengan kejadian ini, namun ketika terdengar kabar bahwa ke-54 penumpang Trigana Air telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,  dan salah satunya adalah ayah mereka, dan jasadnya dalam masih dalam keadaan utuh. Kini mereka hanya bisa pasrah dan ikhlas dengan kejadian tersebut.

    Lanjut Adelin, sebelum kejadian nahas itu, Oskar sempat menghubungi Adelfina pada hari sabtu kemarin bertepatan dengan  ulang tahun anaknya dan berjanji akan berlibur ke jayapura dan sudah disediakan tiket.

    Adelin dan adiknya berharap jenasah ayah mereka secepatnya dibawa ke Manado, karena akan dimakamkan di kampung halaman di desa Balerangen, Kecamatan Siau Timur Selatan (Sitimsel), Kabupaten Sitaro.

    Sekedar diketahui, Oskar Mangonto,  sejak tahun 2004 menjadi Pegawai Negeri Sipil di kabupaten oksibili dan kini menjabat kepala inspektorat. Oskar meninggalkan seorang istri Dortina Sarifa Simanjuntak, tiga orang anak serta satu orang cucu bernama Marcelino.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: ANAK KORBAN BERHARAP PROSES PEMULANGAN JASAD AYAHNYA DI PERCEPAT Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top