Sehubungan dengan aksi refleksi dalam rangka memperingati sumpah pemuda 28 oktober 1928,Aliansi Mahasiswa Sulawesi Utara melakukan aksi demo damai ke kantor PLN SULUTTENGGO.
Aksi ini sebagai buntut dari krisis listrik yang terus terjadi di sulawesi utara.dimana hampir setiap hari terjadi pemadaman listrik yang pemadamannya 5 hingga 8 jam.
Untuk itu puluhan mahasiswa mendatangi kantor PLN SULUTTENGGO untuk bertemu dengan General Manager PT PLN SULUTTENGGO.
Menurut Boy Paparang,akibat sering terjadinya pemadaman yang berkepanjangan membuat mahasiswa sulit untuk belajar.
"Bagaimana torang mo belajar tiap hari mati lampu,kong berjam-jam lagi"ucap ketua senat fisip unsrat.
Namun kedatangan puluhan mahasiswa ini hanya di terima oleh staf dari PLN SULUTTENGGO.karena hanya di terima oleh staf PLN,mahasiswa langsung membubarkan diri.
0 comments:
Post a Comment