Salah satu perusahaan Tambang Emas di Tokin (SEJ),minahasa selatan,ternyata mempekerjakan tenaga asing ilegal yang sangat banyak.
Hasil pantauan dari GERAK-Sulut bahwa perusahaan ini masih mempekerjakan tenaga asing ilegal tanpa ada ijin yang benar.
Kecurigaan GERAK ini bukan tanpa alasan kemarin salah seorang karyawan asing warga negara China mengalami kecelakaan di tempat kerja sampai muka hancur, sayang kecelakaan ini di tutup-tutupi bahkan keberadaan sang korban di rahasiakan oleh pihak SEJ.
Direktur GERAK,Jimmy Tindi,mengatakan sangat mencurigai sikap 'tertutup' SEJ ini.
"Masa ada kasus seperti itu dorang tutup-tutupi,dan ternyata banyak tenaga asing yang bekerja di dalamnya"ucap tindi.
Jimmy tindi mendesak Imigrasi, Dinas Tenaga Kerja Provinsi serta POLDA Sulut untuk segera mengusut kasus ini.
"Unsur terkait harus segera menindak perusahaan tambang tersebut karena mereka memperkejakan tenaga asing ilegal"Tambah Jimmy.
GERAK SULUT juga meminta Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih agar segera meninjau kembali keberadaan Perusahaan ini (SEJ) jangan hanya mengeruk kekayaan Rakyat Minsel tapi kemudian merusak Lingkungan bahkan menyengsarakan Rakyat.
0 comments:
Post a Comment