kesembilan anak ini di bawah ke mapolsek sario dan di beri
pembinaan oleh binmas polresta manado ,kemudian di serahkan ke orang tua
masing-masing.
Menurut kompol sugiyanto,kabag binmas polresta
manado,pengawasan terhadap anak bukan hanya di waktu sekolah saja,akan tetapi
setelah pulang sekolah.
“pengawasan anak itu bukan hanya di lingkungan sekolah
saja,akan tetapi setelah pulang sekolah anak harus terus di awasi”pungkas
kompol sugiyanto.
Usai di berikan pembinaan di mapolsek sario,ke Sembilan pelajar
ini di kembalikan kepada orang tua mereka masing-masing dengan membuat surat
pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan mereka.
Panah wayer adalah panah yang berbentuk anak panah dengan
pengendali di belakangnya dan ditembakkan dengan cara melontarkannya dari
semacam kastapel. Panah wayer juga sering digunakan dalam tawuran-tawuran.
0 comments:
Post a Comment