
Berkas bernomor 75/DPRD/III/2016 tertanggal 24 Maret 2016 yang ditandatangani Ketua Dewan Kota Manado Nortje H Van Bone itu, ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri Cq Gubernur Sulawesi Utara tersebut, diantar oleh Sekertariat Dewan Kota bersama Kabag Pemerintahan serta Camat Wenang.
Selain itu, sejumlah berkas persyaratan lainnya juga ikut dilampirkan, terutama berkas dari Ketua KPU Manado nomor 52/KPU-MDO-230/III/2016 tertanggal 23 Maret 2016 yang ditujukan pada Dewan Kota Manado tentang penyampaian pengusulan pengesahan pasangan calon. Termasuk, berkas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 151/PHP.KOT-XIV/2016 tertanggal 22 Maret 2016.
Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setpdaprov Sulut DR Jemmy Kumendong saat didampingi Dra Annie Badar Kasubag Fapen, Hubal dan EKPD menyebutkan, berkas yang mereka terima secepatnya akan diproses setelah ditandatangani gubernur Sulut Olly Dondokambey SE.
"Setelah ditandatangani Pak Gubernur, kemudian secepatnya akan di kirim ke Kemendagri untuk ditandatangani pak Mendagri terkait Surat Keputusan (SK) pengesahan pengangkatan Walikota dan Wakil Walikota Manado periode 2016-2021,"kata Kumendong.
Sementara itu Matheos,warga malalayang berharap,agar pelantikan walikota dan wakil walikota manado segera di lakukan,supaya program yang menyentuh masyarakat bisa kembali di rasakan.
“cepat jo pak GSVL dan MOR di lantik,karena torang butuh pemimpin yang definitif agar program yang beliau janjikan bisa segera di realisasikan,yaitu program pengobatan gratis”ucap matheos.
Matheos menambahkan,jangan di perlambat proses pelantikan keduanya,karena manado sudah butuh kepemimpinan pasangan ini.
“kalau boleh pemerintah provinsi ikut mempercepat proses pelantikan keduanya,apalagi manado merupakan ibu kota provinsi,jadi pemimpin yang definitif segera di lantik”tutup buruh serabutan ini.
0 comments:
Post a Comment