
Calon anggota KOMPOLNAS yang terdiri dari 21 orang unsur
pakar kepolisian,dan 60 orang dari unsur tokoh masyarakat,mengikuti tes
tertulis yang menguji kemampuan peserta untuk membuat satu makalah tulisan yang
berhubungan dengan kepolisian,dimana dalam tes tersebut seluruh peserta hanya
di berikan waktu selama 3 jam untuk membuat 10 hingga 15 halaman tentang
permasalahan yang ada dalam kepolisian.
Dari 81 anggota yang mengikuti seleksi KOMPOLNAS,ada mantan
kapolda SULUT,yaitu Bekto Suprapto yang mewakili dari unsur
kepolisian,sementara untuk tokoh masyarakat
yang merupakan putra SULUT ada ketua Yayasan Universitas Nusantara
Manado,yang pernah mencalonkan diri anggota DPD RI,yaitu Teddy Manueke.
Kemunculan Teddy Manueke dalam seleksi anggota KOMPOLNAS
merupakan satu kebanggaan tersendiri,karena ada putra daerah asal SULUT yang
sedang bertarung di kancah nasional.meskipun berat,setidaknya orang daerah bisa
berani bersaing dan berani tampil.
Menurut Teddy Manueke,peserta seleksi,ini merupakan salah
satu pengalaman tersendiri buat saya apalagi saya bersaing dengan orang-orang
hebat dari berbagai unsur dan kepolisian yang nota bene sudah cukup
berpengalaman di bidangnya.
“saya bersyukur sekali pada TUHAN,karena dari 124 peserta seleksi,saya bisa lolos dan akan
bersaing lagi hingga menjadi anggota KOMPOLNAS”ucap Teddy Manueke.
Teddy menambahkan,akan banyak terobosan yang akan saya
lakukan di dalam tubuh kepolisan jika saya lulus nanti,dan mudah-mudahan stigma
kepolisian yangberbagai macam timbul di masyarakat akan menjadi baik.
Hasil ujian tertulis ini akan di umumkan pada tanggal 17
maret mendatang dan selanjutnya akan mengikuti serangkaian tes lagi untuk
mendapatkan anggota yang sah dan resmi.dalam seleksi kali ini,ada Komjen Pol
Drs Imam Sudjarwo Msi dan sekertaris tim seleksi,ada Yenti Ganarsih
SH,MH.
0 comments:
Post a Comment