Lelaki berinisial CH alias Ungke (38), warga Kelurahan
Tikala Baru lorong pemadam, Kecamatan Tikala Manado, harus
mempertanggung jawabkan perbuatannya setelah dirinya tega menghabisi
nyawa dari adik iparnya bernama Roy Rampengan (35). Peristiwa penikaman
itu terjadi diterminal Kamangta,Senin (29/2) sore kemarin.
Berdasarkan informasi yang dirangkum. Peristiwa bermula
dari, korban yang berprofesi sebagai sopir Angkot, sore itu sementara
menunggu penumpang dilokasi kejadian. Dan disaat menunggu mobil
Angkotnya penuh, ternyata korban menerima telepon dari seseorang. Nah,
pelaku yang tidak lain adalah kakak ipar korban, ternyata sempat melihat
kalau korban sedang menelepon seseorang sehingga pelaku curiga kalau
korban sedang menelepon selingkuhannya.
Pelaku yang saat itu sudah dipengaruhi Miras, lantas
mendekati korban lalu menghujani adik iparnya itu dengan lima tusukan
dibagian perut dan belakang. Sontak mendapat tikaman tersebut darah
segar langsung muncrat dan korban pun terkapar bersimbah darah. Dibantu
warga, sopir angkot itu dilarikan ke Rumah sakit setempat namun
sayangnya nyawanya tidak tertolong dan akhirnya merenggang nyawa.
Tim Paniki Polresta Manado, yang mendapat informasi tentang
kasus tersebut langsung bergerak cepat. Alhasil, Tim yang dipimpin oleh
Ipda Jhon Laluas, berhasil menangkap pelaku hanya beberapa menit
setelah peristiwa terjadi.
Dari pengakuan pelaku, dirinya curiga kalau korban menelepon wanita idaman lain.
"
Kita curiga kwa, dia batelepon paperempuan lain,soalnya dia juga rupa
nda perhatikan kita peade."Ungkap pelaku saat diintrogasi Tim Paniki.
Kasubag Humas Polresta Manado AKP Agus Marsidi, membenarkan kasus pembunuhan tersebut.
"
Pelaku sudah ditangkap oleh Tim Paniki, dan sementara dalam
penyelidikan polisi. Sedangkan jasad korban akan dibawa keruang
Pemulasaran RSUP Kandou Manado, untuk diotopsi."Kata Marsidi
0 comments:
Post a Comment