Walikota manado,Vicky lumentut menggelar rapat koordinas Tim
Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Manado,untuk membahas tekanan inflasi
daerah sekaligus merumuskan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi
sumber-sumber permasalahan yang ditemukan.
Dalam rapat kali ini ,ada beberapa point yang di titik
beratkan agar pemerintah kota dapat mengatasi dan merumuskan point-point
tersebut.
“menurut data dari bps Sulut dari tahun 2013 hingga tahun
2014 inflasi di kota manado trendnya terus naik,dan sektor yang membuat inflasi
di kota manado terus naik yaitu makanan dan transport.sumbangan cukup besar
dari inflasi yang ada yaitu cabe rawit,dimana mencapai satu persen”kata
walikota seusai membuka rapat TPID di ruang tolu pemkot manado.
Walikota menambahkan,cabe rawit yang beredar di kota manado
berasal dari luar daerah,seperti gorontalo,Surabaya,dan kabupaten minahasa dan
sekitarnya.untuk itu pemerintah kota manado akan mengambil suatu terobosan agar
seluruh skpd yang ada menginventarisir lahan yang kosong untuk di jadikan lahan
cabe rawit dalam kota manado,pungkasnya.
Hal ini agar pemerintah kota bisa mengantisipasi jika
pasokan dari luar daerah kurang dan tidak ada,supaya jangan ada spekulasi harga
yang tinggi.selain itu juga,pemkot manado menghimbau kepada masyarakat agar
menggunakan lahan pekarangan yang ada agar bisa di tanam rempah-rempah karena
hal ini merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Selain inflasi yang terus naik,ternyata deflasi juga terjadi
di kota manado dimana sector yang berpengaruh yaitu sector ikan,yang uniknya terjadi ketika bulan
desember.deflasi ini terjadi bukan karena stock ikan yang kurang akan tetapi
peminatnya yang kurang.
Menurut walikota manado,deflasi terjadi dikarenakan gaya
hidup masyarakat kota manado dimana saat perayaan hari besar ,enggan menyajikan
ikan di atas meja saat perayaan hari besar keagamaan.imbuh orang nomor satu di
kota manado.
Untuk mencegah agar deflasi di kota manado saat bulan
desember tidak terjadi,pemkot manado akan memberikan pandangan kepada
masyarakat manado,dimana daerah maju di luar Indonesia sedang rami-ramainya
mengkonsumsi ikan ,mengapa kita yang hasil ikannya melimpah malas untuk
mengkonsumsinya.
Diketahui dalam rapat itu, diikuti juga oleh Wakil Wali
Kota, Dr Harley Mangindaan, Sekda Haefrey Sendoh,Perwakilan BI Sulut,Camat dan
Kepala SKPD terkait.
Selain pemerintah kota manado,pihak pemerintah provinsi
Sulut juga hadir, Bulog, Pertamina dan kepolisian.ada juga pedagang besar serta
pihak supermarket, turut ambil bagian dalam rapat koordinasi tersebut.

0 comments:
Post a Comment