Sungguh memiriskan apa yang menimpa sebut saja Luna (13)
warga Bumi Nyiur, dirinya tega diperkosa sepupunya sendiri MP alias Ariel (32)
juga warga Bumi Nyiur di semak-semak di sekitar rumah Luna dan Ariel, Rabu
(07/01) malam sekitar pukul 22.30 WITA.
Dari pengakuan Luna, saat diwawancarai mengaku telah
diperkosa, dia menceritakan, kejadian terjadi saat dirinya dan pelaku sedang
berada di dalam rumah sedang menonton televisi, tiba-tiba pelaku mengajak
korban untuk makan bakso, karena tidak menaruh curiga, korban mengiyakan ajakan
pelaku.
"Kita kwa, dia (pelaku) pangge makang bakso, karena so
lapar leh, qta iko padia noh," ucap Luna.
Setelah makan bakso, pelaku kembali mengajak korban, untuk
membeli susu untuk anaknya, di pasar 45 kecamatan Wenang. Mereka pergi
menggunakan jasa Angkutan Kota (Angkot). Di dalam angkot, pelaku tergiur dengan
kemolekan tubuh mungil Luna.
Nah, setelah membeli susu, pelaku ternyata sudah berniat
jahat kepada Luna, korban dan pelaku turun sekitar 500 meter dari rumah mereka,
dan berjalan kaki menuju ke rumah. Saat berjalan, pelaku tiba-tiba menarik
tangan korban dan menidurkan korban di semak-semak.
Pelaku langsung memaksa korban untuk berhubungan badan,
karena korban tidak mau menuruti, pelaku mengambil sebuah ranting pohon, dan
menghunuskan ke leher korban sambil mengancam korban.
"Dia ancam pakita deng kayu di leher, karena gelap kita
kira itu piso," ungkap Luna.
Karena ancaman itulah, Luna akhirnya diperawani Ariel.
Setelah puas, Ariel lalu mengancam akan membunuh korban, untuk tidak
memberitahukan perbuatannya kepada orang tua Luna. Luna berhasil melarikan
diri, saat Ariel sedang mengambil belanjaan susu yang terlempar saat Luna
meronta dipaksa berhubungan badan. Luna lalu pergi ke kosan ibunya dan
memberitahu kalo dirinya telah diperkosa Ariel.

"Kita kwa setang somaso, menyesal kita ada perkosa
padia," singkat lelaki berbadan besar dan bertato sambil tersenyum.
Sementara itu Kapolresta Manado, Kombes Pol Sunarto, melalui
Kasat Reskrim Kompol Made Dewa Palguna, ketika dikonfirmasi diruangan kerjanya,
membenarkan kasus pemerkosaan tersebut. "Kasus ini sudah ditangani oleh
unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Manado, dan tersangka sudah
ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," jelas Palguna.
0 comments:
Post a Comment