Setahun memperingati Bencana Alam Dahsyat yang menimpa
masyarakat Kota Manado pada tanggal 15 Januari 2014 silam. Pemerintah Kota
(Pemkot) Manado, Kamis (15/01), menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana
Alam, yang dilaksanakan di Lapangan Sparta Tikala, Manado.
Apel Siaga ini diikuti oleh seluruh Instansi terkait
Penanganan Bencana Alam seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Sulut dibawah komando Noldy Liow, Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Manado
dipimpin oleh Kasi Ops Basarnas Danang, Relawan Tanggap Siaga Bencana Alam
(Tagana) Sulut, Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Manado dipimpin
oleh James Karinda, Bantuan Komunikasi Manado oleh Achmad Nuri.
Turut serta dalam apel ini juga Dinas Pemadam Kebakaran Kota
Manado, Kodim 1309, dan Polresta serta Polairud Manado.
Selain melaksanakan apel siaga,pemerintah kota manado
mendatangi lokasi yang di terjang banjir bandang lalu untuk di berikan bantuan.
Menurut walikota manado,Vecky Lumentut,dalam sambutannya mengatakan
,Masih jelas teringat peristiwa tanggal 15 januari 2014 dimana banjir bandang
menghantam kota manado,dimana kurang lebih ada 76 ribu jiwa yang terkena dampak
,dimana 7 jiwa meninggal dunia.selain itu juga sebanyak 87 rumah ibadah dan 105
sarana pendidikan hancur akibat bencana tersebut.
Walikota manado menambahkan bencana banjir merupakan
peristiwa yang tak dapat di hindari,namun dapt kita kurangi.selain itu
juga,peristiwa bencana alam juga untuk memperingatkan kita agar lebih
mendekatkan diri kepada tuhan,pungkas orang nomor satu di kota manado.
0 comments:
Post a Comment