Kembali BNNP SULUT berhasil menangkap salah seorang penjual
shabu jaringan Surabaya.penangkapan tersangka DE,berdasarkan keterangan dari
lelaki RU yang sudah di tangkap sebelumnya oleh petugas BNNP SULUT,yang
ternyata narkotika jenis shabu itu di dapatkan dari tersangka DT.
DT merupakan karyawan swasta yang berdomisili di kelurahan
kairagi 1,kecamatan mapanget.
DT di tangkap saat akan mengantarkan barang haram
tersebut ke salah satu pembelinya yang sudah menunggu dekat salah satu tempat
karaoke di kawasan mega mas manado.
Saat di sergap DT tak bisa lari.petugas dari BNNP SULUT
langsung melakukan penggeledahan di tubuh tersangka.saat di geledah,petugas
menemukan dua paket yang di curigai sebagai narkotika jenis shabu yang telah di
bungkus plastik hitam yang berada di saku jaketnya.
Menurut kepala BNNP SULUT,Kombes Pol Sumirat,merasa curiga
dengan dua paket berwarna hitam di dalam sakunya,petugas dari BNNP
SULUT,langsung menggunakan narkotest narkotika.
“saat tiba di TKP,petugas langsung menggeledah tubuh
tersangka dan di dapa dua paket yang di curigai sebagai narkotika,namun untuk
memastikannya,petugas langsung menggunakan narkotest narkotika dan hasilnya
memang benar positif metamfetamina(narkotika gol I)”ucap Kombes Pol yang akrab
dengan wartawan ini.
Kepala BNNP SULUT menambahkan,usai mendapatkan dua paket di
saku jacket tersangka,petugas langsung menuju rumah DT yang berada di kelurahan
kairagi 1,kecamatan mapanget untuk di geledah.
“usai mendapatkan dua paket di saku tersangka,petugas
langsung menuju rumah tersangka dan menggeledah semua isi dalam rumah.saat di
geledah petugas mendapatkan 9 paket bungkusan warna hitam yang sama di saku
jacket tersangka”tutup Kombes Pol sumirat.
Selain 9 paket yang di amankan,polisi juga mengamankan
sebuah timbangan digital,tiga pipet kaca kecil,lima buah macis gas,tiga buah
sedotan,satu sendok plastic bening,dua buah gulungan kertas timah,dan satu alat
hisap bong.
Sementara itu menurut DT,tersangka,saya hanya di suruh oleh
bapak saya untuk mengantarkan barang tersebut dekat tempat karaoke di kawasan
mega mas.
“kita kwa nintau barang apa yang kit ape papa ada suruh
antar,karena dia bilang pigi jo antar itu orang yang mo bili so ada di dekat tempat
karaoke di mega mas”ucap karyawan swasta ini.
Kini DT harus berurusan dengan pihak kepolisian karena
kedapatan tangan membawa barang haram jenis narkotika.tersangka nantinya akan
di kenakan pasal 114 ayat(1),pasal 112(1),Jo pasal 132 ayat(1),UU RI Nomor 35
tahun 2009 dengan ancaman penjara minimal lima tahun penjara.

0 comments:
Post a Comment