Data yang di dapat di Badan Narkotika Nasional (BNN)
Provinsi Sulawesi Utara,bahwa provinsi Sulawesi utara memasuki tanda awas
darurat penyalahgunaan narkoba.
Pengguna narkoba di provinsi mencapai 38 ribu
orang dan sebanyak 7.500 di antaranya adalah kalangan siswa dan mahasiswa.
Secara nasional Sulawesi utara berada diurutan kesembilan
pengguna narkoba terbanyak.Peringkat dan jumlah itu,menunjukkan peredaran
narkoba kian marak di Sulut dari tahun ke tahun.Penangkapan sejumlah pengedar
narkoba juga mengindikasikan ada peningkatan yang siginifikan dan kian
meresahkan.
Menurut kepala BNN KOTA MANADO,AKBP ELIASAR SOPACOLY,Pemerintah
Provinsi Sulawesi Utara bersama BNN telah mencanangkan program rehabilitasi
terhadap 1209 pengguna narkoba.
“pengguna narkoba di Sulawesi utara sangat banyak,untuk itu
target kita tahun ini ada sebanyak 1209 pecandu yang akan di rehabilitasi”ucap
perwira polisi yang akrab dengan wartawan ini.
AKBP ELIASAR SOPACOLY menambahkan,untuk kota manado data
yang ada di BNN KOTA MANADO mencapai 7000 pengguna.
Pemprov Sulut dan BNN terus bersinergi guna meningkatkan
jumlah masyarakat imun.Kemudian, menurunkan angka prevalensi penyalahgunaan
narkoba di bawah 2,19 persen dari jumlah penduduk Sulut, serta terus mengungkap
jaringan pengedar narkoba di daerah ini.
0 comments:
Post a Comment