Berbagai macam cara yang di lakukan pemerintah untuk melawan praktek konsumsi dan peredaran Narkoba di kalangan masyarakat.baik dengan sosialisasi ataupun turun langsung mengkampanyekan di tempat umum,maupun di cafe dan club malam.
Dengan gaya yang baru,kota Manado menggalakkannya program Keluarga Bebas Narkoba. Hal ini seperti disampaikan Kepala Dinas Sosisal (Dinsos) Kota Manado, Frans Mawitjere saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/6/2016) siang tadi.
Menurut kepala dinas sosial,Frans mawitjere,efektifnya upaya melawan peredaran barang haram Narkoba adalah melalui pendidikan keluarga.dirinya menilai giat yang dilakukan instansi pemerintah akan lebih optimal melahirkan dampak kepada masyarakat, manakala didukung dengan pendidikan Keluarga Bebas Narkoba sebagai benteng pertahanan awal.
”Menghindari bahaya laten Narkoba sudah menjadi gerakan secara Nasional yang digaungkan Pak Presiden Jokowi. Dimana Indonesia juga menjadi Negara darurat Narkoba, untuk itu semangat ini harus bisa diterjemahkan di daerah, kami Dinas Sosial Kota Manado sudah menjabarkan melalui program Keluarga Bebas Narkoba”ucap mawitjere.
Lanjut kadis Dinsos,langkah tersebut mulai dilakukan Dinsos dengan melakukan sosialisasi hindari Narkoba dan bebaskan keluarga dari pengaruh buruk Narkoba melalui spanduk, sosialisasi media massa, dan himbauan lisan, serta himbauan tertulis lainnya.
”Nah kita sudah mulai action, saya berharap peran penting keluarga betul-betul dijalankan. Karena pengaruh jahat Narkoba bisa dibentengi dengan berbagai kegiatan positif yang dilakukan dari lingkup keluarga, selanjutnya bila kita menghitung waktu belajar anak-anak kita di Sekolah maupun Perguruan Tinggi, ternyata lebih banyak waktu mereka adalah bersama keluarga”tutup kadis yang cukup akrab dengan wartawan ini.
0 comments:
Post a Comment